Sebab dan Cara Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman Saat Daftar AdSense (Update : 29 Juni 2020)

Halo blogger, bagaimana kabarnya? Pasti super, kalau belum super berarti pageviewnya masih dikit hehe, tapi jangan nyerah, semangat terus, pokoknya terus aja nulis dan jangan lupa promosikan blog Anda. Atau jangan-jangan Anda belum punya blog, OMG, kalau begitu silahkan baca dulu artikel cara membuat blog gratis untuk pemula.

Oke, cukup intronya. Pada artikel kali ini Blogger Firaun akan berbagi tentang cara mengatasi inventaris berharga : template halaman ketika mendaftarkan blog ke jaringan iklan Google AdSense. Jika Anda mengalami permasalahan tentang inventaris berharga : template halaman, silahkan lanjut baca artikel ini sampai selesai.

Oh ya, karena ini artikel tutorial (dengan 1922 kata, apabila kecepatan efektif membaca Anda 150 kata/menit, maka Anda bisa menyelesaikan membaca artikel ini dalam waktu 12,8 menit), maka silahkan baca pelan-pelan saja.


Jika Anda tak yakin dapat membaca artikel ini dalam sekali baca, silahkan bookmark terlebih dahulu, agar nanti mudah ketika Anda butuh untuk membacanya kembali, pastikan Anda tidak melewatkan sesuatu yang penting, karena Blogger Firaun akan beberkan solusinya.


Update : Artikel ini telah kembali ditingkatkan kualitas serta kuantitasnya pada 12 April 2020, demikian, silahkan lanjut membaca kembali.

Google AdSense sebagai sebuah jaringan iklan terpercaya di dunia terus saja mengembangkan sistemnya, agar mempermudah publisher dalam mendapatkan konversi, salah satu yang dilakukan Google adalah dengan memastikan template blog mudah digunakan oleh user.


Cara Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman saat daftar Adsense
Cara Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman saat daftar Adsense
Template yang mudah digunakan dan tak membikin bingung user cenderung memperoleh konversi iklan lebih baik.

Jika user bingung, biasanya ia akan keluar dan kembali mencari blog lain yang lebih mudah digunakan, alias loading timenya cepet dan navigasinya enak digunakan.

Membahas sedikit mengenai loading time atau waktu yang dibutuhkan sebuah blog untuk menampilkan konten, ternyata hal ini sangat subjektif.

Sebuah website terkenal, yakni Backlinkco, pernah melakukan study kasus mengenai page speed.


Saat itu pagespeed Backlinkco adalah "X" (anggap saja demikian, dan ini jelek, sangat lamban, salah satunya menurut pagespeed insight Google.

Maka Bcalinkco pun memutuskan untuk melakukan update, yakni mempercepat loading time, Baclinkco pun berbahasil, hasilnya adalah "Y".

Namun yang mencengangkan, jumlah visitor sebelum dan sesudah diupdate ternyata tidak jauh berbeda, bisa dikatakan sama saja. Jadi dalam kasus ini dapat diartikan bahwa pagespeed blog tidak mempengaruhi jumlah visitor.

Oke, itu sekilas tentang page speedblog, sekarang mari kita kembali ke bahasan utama.

Untuk menjamin sebuah blog mudah digunakan, tidak membingungkan dan punya navigasi bagus, serta tak mengandung hal lain yang berpotensi merugikan user, dan memberikan pengalaman menyenangkan saat user melihat iklan yang ditayangkan oleh Google AdSense.

Maka  Google akan melihat secara menyeluruh struktur template blog, apakah sudah oke, atau sebaliknya.

Apabila struktur template blog oke, valid dan tak berpotensi merugikan user, maka Google segera bisa memberikan approve, sehingga blog tersebut dapat menayangkan iklan Google AdSense dengan baik.

Namun apabila template blog mempunyai struktur yang buruk, tidak valid dan punya potensi merugikan user, maka Google akan memberikan hadiah inventaris berharga : template halaman saat proses pendaftaran Google AdSense, dengan kata lain Anda harus memperbaiki struktur template dan memastikan template blog yang Anda gunakan valid terlebih dahulu, oke dan mudah digunakan user tentunya.

Baru kemudian Anda mengajukan kembali untuk menayangkan Google AdSense di blog Anda.


Screenshot dashboard Google AdSense yang belum diapprove karena ada masalah pada template blog
Screenshot dashboard Google AdSense yang belum diapprove karena ada masalah pada template blog

Tutorial Teknis Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman

Nah, sekarang, setelah membaca uraian diatas Anda sudah paham tentang permasalahan yang terjadi sehingga inventaris berharga : template halaman muncul saat blog Anda didaftarkan ke jaringan iklan Google AdSense.

Karena percuma saja Anda baca artikel ini apabila tak paham pola permasalahan tersebut, silahkan berhenti sejenak membaca, kemudian baca lagi paragraf diatas, secreen shot diatas, sampai Anda paham, jika sudah ada titik terang, silahkan lanjut baca paragraf dibawah.




Jika Anda tetap belum paham, jangan ragu untuk menghubungi contact Blogger Firaun, dan diskusikan permasalahn tersebut. Namun bagi yang sudah sedikit bisa memahami, silahkan lanjutkan baca artikel ini.

Jika sudah paham, saatnya simak  langkah teknis yang Blogger Firaun sarankan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Langsung saja, ikuti tahap mengatasi inventaris berharga : template halaman beikut ini :
  1. Hapus eksternal link;
  2. Nonaktifkan robot.txt;
  3. Kembalikan tag tajuk robot khusus pada posisi default;
  4. Posting 1 atau 2 artikel kemudian mintakan pengindekskan;
  5. Indeks kembali domain blog.

Agar lebih jelas, silahkan simak uraian poin-poin diatas berikut ini :

1. Hapus eksternal link yang tertanam pada template blogger. Tapi tidak semua outbond link ya, link keluar ke blogger.com atau ke feedburner tak perlu dihapus, biarkan saja, dan pastikan link tersebut tidak mati.

Link yang harus dihapus (karena dimatikan saja tidak cukup) adalah "link yang berbahaya", untuk menjelaskan "link yang berbahaya" ini, Blogger Firaun akan sedikit bercerita dan beranalogi. 


Mulai, sebuah blog yang menggunakan CMS Wordpress atau CMS lainnya, berpotensi mendapat serangan cyber, serangan tersebut bisa saja diface atau mungkin juga DDos. Serangan seperti DDos berkerja dengan membanjiri blog target dengan traffic, traffic entah berantah, tujuannya adalah dengan membuat blog tersebut tak dapat diakses, karena saking banyaknya "orang" yang mengakses blog tersebut, maka blog pun down. Selesai.



Baca juga : Cara Terbaru Daftar Tiktok, Gampang Banget!

Nah, pertanyaannya sekarang bagaimana dengan blog yang hostingnya di Blogger.com, apakah serangan seperti itu dapat terjadi? Jawabannya adalah iya, namun seiring dengan berkembangnya kemampuan Blogger.com (dibaliknya adalah para engginer Google), serangan-serangan tersebut bisa dianggap tidak ada.


Namun beberapa serangan terhadap blog (dengan hosting yang berada di Blogger.com) ternyata cukup mempunyai dampak dipermukaan (berupa ter recordnya lonjakan traffic di dasboard Blogger.com), seperti "naikknya traffic" akibat backlink dari situs berbahaya.


Pada dasarnya "traffic" tersebut adalah traffic semu, hal itu dapat ditandai dengan tidak dihitungnya jumlah traffic yang masuk dibandingkan dengan pageview untuk menghitung bounce rate di Alexa.com, satu lagi, traffic semu tersebut tidak akan terdeteksi di Histats.com dan juga Google Analitycs.





Para blogger senior rupanya telah mengembangkan cara supaya lonjakan traffic semu yang diakibatkan oleh serangan cracker menggunakan backlink dari pihak ketiga itu tak ter record pada dasboard Blogger.com.


Salah satunya dengan menyesuaikan perintah Robot.txt (cara ini terbukti berhasil, sayang begitu perubahan Robot.txt,  Robot.txt tidak langsung jalan, masih "idle", harus dipicu dengan meminta crawl Google) dan juga modifikasi pada body template dengan memberikan perintah "membalikkan serangan" (dapat dikatakan, simplenya, seperti ditunjukkan dalam tanda kutip tadi. "membalikkan serangan"). 


Sayangnya perintah tersebut harus menyebut ip penyerang, jadi blog harus menanam nama domain yang tak disukai oleh crawl Google AdSense.


Disisi yang lain Anda sedang mendaftar AdSense. Maka saat mendaftarkan blog ke AdSense, hilangkan nama domain tersebut. Inilah, mengapa penting menghapus eksternal link.


Lantas bagaimana jika eksternal link yang ditanam di blog itu bukan link berbahaya. Namun link pihak ketiga, dimana link pihak ketiga tersebut ditanam di blog karena kerjasama.


Yang dimaksud kerjasama bisa itu eksternal link affiliate marketing atau advetorial link, atau link lainnya yang bukan dalam kategori berbahaya namun ditanam di blog.




Agar permasalahan Inventaris Berharga : Template Halaman terselesaikan, maka eksternal link tersebut, sekalipun tak berbahaya, tetepa harus dihapus.


Lantas bagaimana solusinya jika tetep enggan menghapus link tersebut, caranya, Anda dapat merubah postingan blog yang mengandung backlink tersebut kembali ke dalam bentuk draft.


Kemudian setelah permasalahan Inventaris Berharga dapat diperbaiki, Anda dapat publikasikan ulang draft artikel tersebut.

Lalu bagaimana jika eksternal link tersebut tertanam di body blog (template), Anda dapat copot sementara link tersebut, agar URL tidak hilang, Anda bisa copy link tersebut lalu disimpan dalam notepad.


Begitu permasalahan inventaris berharga template halaman berhasil diperbaiki, Anda bisa masukkan kembali link tersebut.


2. Nonaktifkan robot.txt. Default robot.txt pada Blogger.com biasanya tidak diaktifkan, jadi apabila Anda mengalami masalah Inventaris Berharga : Template Halaman padahal robot.txt non aktif, tidak usah bingung, lewati saja poin nomer dua ini.



Blogger Firaun menyarankan penonaktifan robot.txt ini supaya kembali keposisi default saja, apabila Anda tak mengutak atik ini maka tak masalah. Silahkan lanjut ke pon nomor 3.


3. Kembalikan tag tajuk robot khuss ke posisi default. Tag tajuk robot khusus biasanya non aktif dalam kondisi default, hal tersebut ditandai dengan keterangan bahwa tag tajuk robot khusus dinonaktifkan.


4. Posting satu atau 2 artikel dan mintakan pengindeksan mesin pencari. Setelah langkah pertama sampai langkah ketiga Anda tempuh, dan tak ada yang terlewat, silahkan buat 1 atau 2 artikel baru, kemudian posting, usahakan jarak postingan antara artikel pertama dan kedua 20-24 jam (terutama jika blog Anda artikelnya masih sedikit, dibawah 50), dan setiap selesai posting, copy url dan mintakan pengindeksan Google.





Ini penting untuk memberitahu Google bahwa ada konten baru, sebelum Anda kembali memintanya untuk meninjau apakah blog Anda tersebut sudah layak menayangkan iklan Google AdSense atau belum.


Karena setelah diberitahu, Google akan merayapi postingan tersebut, melihat keywordnya yang mana, ada berapa paragraf, ada link apa saja yang terhubung, dan sebagainya. Secara tak langsung, mungkin ada crawl Google yang melihat bahwa struktur template Anda sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

5. Indeks kembali domain blog. Ini sangat penting, namun sebelum mulai menjelaskan pentingnya dimana, mungkin Anda bertanya-tanya, apa bedanya langkah nomor 5 ini dengan nomor 4? Jawabannya, langkah nomor 4 yang yang dimintakan pengindeksan adalah alamat URL artikel (URL postingan, artinya blogger meminta crawl untuk merayapi postingan tersebut saja) sedangkan langkah nomor 5, yang dimintakan pengindeksan adalah nama domainnya, ini artinya crawl Google dimintai tolong oleh blogger untuk merayapi hampir semua komponen yang terikat dengan domain tersebut.

Yang terikat dengan domain bisa saja salah satu komponen yang ada dalam blog, seperti misalnya halaman statis, meta tag blog, berbagai widget yang ada di homepage, lalu  semua link atau sebagian besar link yang terhubung dengan blog tersebut.
Langkah teknis diatas Blogger Firaun susun berdasarkan pengalaman pribadi saat mendaftarkan Blog ke jaringan iklan Google AdSense. Setelah melakukan langkah-langkah diatas, permasalahan tentang "inventaris berhaga : template halaman" selesai, dan beberpa saat kemudian blog diterima sebagai penayang Google AdSense. Jadi langkah diatas sudah terbukti.


Ganti Template Blog Solusi Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman?

Di grup facebook maupun diberanda, banyak yang mengeluhkan tentang kegagalan mendaftarkan blog pada jaringan iklan Google AdSense karena inventaris berharga : template blog, selain keluhan, orang-orang tersebut juga bertanya, bagaimana cara mengatasinya.

Ada yang menjawab pertanyaan tersebut, dengan menyarankan untuk mengganti template blog dengan template yang baru, menurutnya setelah mengganti template blog penayangan iklan Google AdSense segera bisa dilakukan, alias blog tersebut diterima sebagai penayang iklan Google AdSense.





Menurut hemat Blogger Firaun, sebenarnya, serta merta mengganti template blog saat tahap review atau proses mendaftarkan blog dalam jaringan Google AdSense bisa dibilang beresiko, ya, tentu semua beresiko, tidak ada hal yang tak beresiko, namun sebaiknya ambil langkah dengan resiko minimal.


Resiko pertama yang diterima dari Google, sitelink blog bisa saja hilang setelah penggantian template blog, 98% hilang. Padahal dengan adanya sitelink, menunjukkan bahwa blog trusted dimata Google.


Hilangnya site link terjadi karena struktur baru template blog belum dikenali, atau terlihat sedikit berbeda, sehingga perlu meminta crawl merayapi ulang blog.





Resiko kedua, proses mendaftarkan blog dalam jaringan Google AdSense bisa saja lebih lama, mengapa? Crawl Google AdSense harus memastikan bahwa blog Anda mempunyai struktur yang bagus dan navigasi yang mudah, serta memiliki berbagai halaman pendukung seperti halaman about, sitemap, disclaimer, contact us dan privacy policy.

Artinya, jika blog ganti tema, maka berarti tambahan waktu bagi Google untuk crawl ulang berbagai halaman pendukung tersebut.


Resiko ketiga, blog kembali ditolak Google AdSense dengan sebab yang sama, ya betul, kembali ditolak.


Hal tersebut bisa kembali terjadi apabila template yang baru juga mimiliki komponen yang tak sesuai dengan syarat sebagai penayang Google AdSense.


Jadi, sebelum ganti template, pastikan template yang baru tersebut sudah sesuai dengan syarat yang dibutuhkan sebuah blog untuk menayangkan iklan Google AdSense.




Masih adakah resiko lainnya? ya, kemungkinan masih ada, setiap kasus penolakan Google AdSense tentunya punya karakteristik tersendiri, demikian juga solusinya, tak bisa dipukul rata.


Nah itu tadi cara membetulkan template blog, agar blog bebas dari masalah inventaris berharga : template halaman ketika mendaftarkan blog ke jaringan iklan Google AdSense.


Apabila Anda bingung, silahkan baca ulang pada bagian yang kurang jelas. Blogger Firaun sudah membuat tutorial ini dengan sejelas mungkin, kalau perlu pelankan kecepatan membaca Anda, dan ulang pada paragaf yang belum Anda pahami.





Cek juga artikel lain Blogger Firaun yang membahas seputar dunia blogging dan rubrik tutorial blog, karena disana ada banyak artikel menarik yang membahas panduan dan isu terkini seputar blog.


Demikian artikel dengan judul "Sebab dan Cara Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman Saat Daftar AdSense" semoga dapat memberikan insight positif untuk Anda, syukur-syukur dapat membantu menyelesaikan problem Inventaris Berharga : Template Halaman  saat mendafatar AdSense. Apabila Anda punya ide tentang tutorial apa lagi yang harus Blogger Firaun buat, silahkan tinggalkan dikomentar, atau langsung hubungi contact Blogger Firaun. Akhirnya, terimakasih Blogger Firaun haturkan pada Anda yang telah membaca artikel ini sampai selesai, semoga Anda sukses, dan sampai jumpa diartikel selanjutnya.

8 Responses to "Sebab dan Cara Mengatasi Inventaris Berharga : Template Halaman Saat Daftar AdSense (Update : 29 Juni 2020)"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinan besar tidak ada hubungannya sama duplikasi konten

      Hapus
  2. Saya sudah mecobanya, tapi masih belum ampuh gan, masih penolakan yang sama, bagaimana ya caranya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cek kesalahan dasar seperti struktur template blog.. dan satu lagi, harap perhatikan notifikasi apa yang menyebabkan pemasalahan inventaris : berharga template halaman.. Perhatikan 2 hal tersebut, dan praktekkan tutor diatas dengan benar pasti bisa, karena cara diatas sudah terbukti

      Hapus
  3. sebelumnya sudah approved cuma karena limit iklan lalu saya remove site pas daftar ulang di tolak terus dgn alasan templated page

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastikan alasan penolakannya Gan, kalau alasan penolakknya adalah "Inventaris Berharga : Template Halaman", maka Agan bisa pakai panduan ini, namun jika berbeda Agan bisa cari tutorial yang lain

      Hapus
    2. Seharusnya jangan di remove pada akun adsensenya mas. Tp d bloggernya

      Hapus
    3. gpp mas pelajaran buat ke depan karena ga tau, sampe adsense nya saya cancel,

      Hapus